Minggu, 17 September 2017
Kejam! Cuma Demi Ini Gadis 16 Tahun Pasrah Dipaksa Ramai-ramai Gituan. Ini Kisahnya Bikin Nangis

Kejam! Cuma Demi Ini Gadis 16 Tahun Pasrah Dipaksa Ramai-ramai Gituan. Ini Kisahnya Bikin Nangis

 Kejam! Cuma Demi Ini Gadis 16 Tahun Pasrah Dipaksa Ramai-ramai Gituan. Ini Kisahnya Bikin Nangis
Pada dasarnya tidak ada satupun wanita di dunia ini mau menjadi wanita penghibur.

Setiap wanita punya mimpi yang sama, untuk hidup normal.

Membangun keluarga, menjadi ibu dan bisa melayani keluarga dengan baik.

Namun sayangnya, tidak semua orang punya nasib baik dalam hidup mereka.

Ada beberapa yang terpaksa mengemis, ada juga yang terpaksa menjadi wanita penghibur demi bertahan.

Bahkan ada juga yang dipaksa sejak kecil dijual untuk menjadi PSK di klub-klub malam.

Seperti yang dialami gadis satu ini, kisahnya begitu menyayat hati.

Dilansir Pixpo.com, kehidupan wanita bernama Ah Vi berasal dari Tiongkok begitu ironi.

Ia berasal dari desa dan sudah tidak memiliki orang tua karena sudah tiada.

Ia tidak mengenyam bangku sekolah dan ketika umur 16 tahun, ada seorang pria yang melihatnya di desa.

Dengan segala rayuan saat melihat Ah Vi yang begitu cantik, pria itu mengajak Ah Vi ke kota untuk bekerja.

Namun miris, sesampainya di Kota bukan pekerjaan yang layak.

Ah Vi dijual ke rumah bordil untuk menjadi wanita penghibur.

Kisahnya terungkap ketika seorang wartawan lokal melakukan investigasi dan mengabadikan hidu Ah Vi.

Dia mengambil foto-foto PSK di desa Cina. Untuk membangun kepercayaan dengan para pelacur.

Wartawan itu bernama Zhao dan ia berhasil menjadi teman mereka. Zhao terlihat miskin pada waktu itu seperti pelacur, sehingga mereka percaya padanya secara perlahan-lahan.

Kehidupan Ah Vi begitu sedih, setelah lama bergelumang melayan nafsu lelaki

Ah Vi akhirnya hamil tanpa diketahui siapa yang telah menghamilnya.

Ini kerana dia masih baru dalam bidang ini dan selalu mengalah dengan pelanggan yang enggan memakai kondom

Namun itu sial bagi gadis 16 tahun itu, ia terpaksa memilih jalan menggugurkan kandungan.

Dia sudah hamil empat bulan dan dia tidak ada duit untuk gugurkan kandungan.

Doktor kata dia janin dah besar sangat.

Ah Vi akhirnya hamil tanpa diketahui siapa yang telah menghamilnya.

Ini kerana dia masih baru dalam bidang ini dan selalu mengalah dengan pelanggan yang enggan memakai kondom

Namun itu sial bagi gadis 16 tahun itu, ia terpaksa memilih jalan menggugurkan kandungan.

Dia sudah hamil empat bulan dan dia tidak ada duit untuk gugurkan kandungan.

Doktor kata dia janin dah besar sangat.
Karena Ah Vi tidak mampu membayar kamar, pihak rumah sakit terpaksa meletakkan dia di lorong belakang dengan infus digantung pada pagar seperti tali pengikat anjing.

Ah Vi bahkan bahkan terpaksa beberpa kali menghabiskan uang demi hal itu.

Dan saat dia meninggalkan klinik merasa hatinya sedih dan lemah, gadis-gadis lain semua tertawa di belakang punggungnya dan menyebutnya "gadis bodoh".

Apalagi saat ia mulai bekerja, kadang-kadang ada pelanggan yang membayar dengan duit palsu.

Ah Vi yang berasal dari kampung tak pernah bersekolah senang-senang saja ditipu pria kurang ajar.

Namun terkadang, ketika ia banyak pelanggan dan mendapatkan uang banyak. Ah Vi sering berjalan-jalan dan berbelanja seperti gadis-gadis lain.

Tapi itu hanya sementara, karena sebentar saja pemalak akan segera datang dan meminta uang darinya.

 " mana duit !!"

Tapi itu hanya sementara, karena sebentar saja pemalak akan segera datang dan meminta uang darinya.

 " mana duit !!"

Ketika Xiaowu ucapkan Ah-V: ". Aku mencintaimu, aku akan menikahimu" cuma rayuan palsu, tapi Ah-V merasa bahagia dan selamat tika mendengar kata-kata ini.

Seperti gadis yang sedang tumbuh mekar, Ah Vi memang menjadi primadona.

Banyak pria hidung belang yang selalu mencari Ah Vi agar dilayani.

Tapi itu hanya sementara, karena sebentar saja pemalak akan segera datang dan meminta uang darinya.

 " mana duit !!"

Ketika Xiaowu ucapkan Ah-V: ". Aku mencintaimu, aku akan menikahimu" cuma rayuan palsu, tapi Ah-V merasa bahagia dan selamat tika mendengar kata-kata ini.

Seperti gadis yang sedang tumbuh mekar, Ah Vi memang menjadi primadona.

Banyak pria hidung belang yang selalu mencari Ah Vi agar dilayani.
Karena itu, ia sering meminta temannya Ah Lan untuk memeriksanya kerana dia khawatir telah terkena penyakit kelamin.

Kadang-kadang Teman lelakinya terpaksa mengusir "pelanggan" yg tidak bayar berpatutan.

Namun yang paling membuatnya senang, ketika ia mendapatkan pelanggan yang tampa nan baik hati.

Paling tidak itu sudah membuat hidupnya senang satu hari.

Ditambah, jika ia mendapat 13 pelanggan dalam sehari dia boleh mendapat uang lebih.

Tapi terkadang ia jadi sangat lemah bahkan tidak sanggup bangun dari tempat tidur setelah melayani pelanggan seramai itu.




sumber : Pada dasarnya tidak ada satupun wanita di dunia ini mau menjadi wanita penghibur.

Setiap wanita punya mimpi yang sama, untuk hidup normal.

Membangun keluarga, menjadi ibu dan bisa melayani keluarga dengan baik.

Namun sayangnya, tidak semua orang punya nasib baik dalam hidup mereka.

Ada beberapa yang terpaksa mengemis, ada juga yang terpaksa menjadi wanita penghibur demi bertahan.

Bahkan ada juga yang dipaksa sejak kecil dijual untuk menjadi PSK di klub-klub malam.

Seperti yang dialami gadis satu ini, kisahnya begitu menyayat hati.

Dilansir Pixpo.com, kehidupan wanita bernama Ah Vi berasal dari Tiongkok begitu ironi.

Ia berasal dari desa dan sudah tidak memiliki orang tua karena sudah tiada.

Ia tidak mengenyam bangku sekolah dan ketika umur 16 tahun, ada seorang pria yang melihatnya di desa.

Dengan segala rayuan saat melihat Ah Vi yang begitu cantik, pria itu mengajak Ah Vi ke kota untuk bekerja.

Namun miris, sesampainya di Kota bukan pekerjaan yang layak.

Ah Vi dijual ke rumah bordil untuk menjadi wanita penghibur.

Kisahnya terungkap ketika seorang wartawan lokal melakukan investigasi dan mengabadikan hidu Ah Vi.

Dia mengambil foto-foto PSK di desa Cina. Untuk membangun kepercayaan dengan para pelacur.

Wartawan itu bernama Zhao dan ia berhasil menjadi teman mereka. Zhao terlihat miskin pada waktu itu seperti pelacur, sehingga mereka percaya padanya secara perlahan-lahan.

Kehidupan Ah Vi begitu sedih, setelah lama bergelumang melayan nafsu lelaki

Ah Vi akhirnya hamil tanpa diketahui siapa yang telah menghamilnya.

Ini kerana dia masih baru dalam bidang ini dan selalu mengalah dengan pelanggan yang enggan memakai kondom

Namun itu sial bagi gadis 16 tahun itu, ia terpaksa memilih jalan menggugurkan kandungan.

Dia sudah hamil empat bulan dan dia tidak ada duit untuk gugurkan kandungan.

Doktor kata dia janin dah besar sangat.

Ah Vi akhirnya hamil tanpa diketahui siapa yang telah menghamilnya.

Ini kerana dia masih baru dalam bidang ini dan selalu mengalah dengan pelanggan yang enggan memakai kondom

Namun itu sial bagi gadis 16 tahun itu, ia terpaksa memilih jalan menggugurkan kandungan.

Dia sudah hamil empat bulan dan dia tidak ada duit untuk gugurkan kandungan.

Doktor kata dia janin dah besar sangat.
Karena Ah Vi tidak mampu membayar kamar, pihak rumah sakit terpaksa meletakkan dia di lorong belakang dengan infus digantung pada pagar seperti tali pengikat anjing.

Ah Vi bahkan bahkan terpaksa beberpa kali menghabiskan uang demi hal itu.

Dan saat dia meninggalkan klinik merasa hatinya sedih dan lemah, gadis-gadis lain semua tertawa di belakang punggungnya dan menyebutnya "gadis bodoh".

Apalagi saat ia mulai bekerja, kadang-kadang ada pelanggan yang membayar dengan duit palsu.

Ah Vi yang berasal dari kampung tak pernah bersekolah senang-senang saja ditipu pria kurang ajar.

Namun terkadang, ketika ia banyak pelanggan dan mendapatkan uang banyak. Ah Vi sering berjalan-jalan dan berbelanja seperti gadis-gadis lain.

Tapi itu hanya sementara, karena sebentar saja pemalak akan segera datang dan meminta uang darinya.

 " mana duit !!"

Tapi itu hanya sementara, karena sebentar saja pemalak akan segera datang dan meminta uang darinya.

 " mana duit !!"

Ketika Xiaowu ucapkan Ah-V: ". Aku mencintaimu, aku akan menikahimu" cuma rayuan palsu, tapi Ah-V merasa bahagia dan selamat tika mendengar kata-kata ini.

Seperti gadis yang sedang tumbuh mekar, Ah Vi memang menjadi primadona.

Banyak pria hidung belang yang selalu mencari Ah Vi agar dilayani.

Tapi itu hanya sementara, karena sebentar saja pemalak akan segera datang dan meminta uang darinya.

 " mana duit !!"

Ketika Xiaowu ucapkan Ah-V: ". Aku mencintaimu, aku akan menikahimu" cuma rayuan palsu, tapi Ah-V merasa bahagia dan selamat tika mendengar kata-kata ini.

Seperti gadis yang sedang tumbuh mekar, Ah Vi memang menjadi primadona.

Banyak pria hidung belang yang selalu mencari Ah Vi agar dilayani.
Karena itu, ia sering meminta temannya Ah Lan untuk memeriksanya kerana dia khawatir telah terkena penyakit kelamin.

Kadang-kadang Teman lelakinya terpaksa mengusir "pelanggan" yg tidak bayar berpatutan.

Namun yang paling membuatnya senang, ketika ia mendapatkan pelanggan yang tampa nan baik hati.

Paling tidak itu sudah membuat hidupnya senang satu hari.

Ditambah, jika ia mendapat 13 pelanggan dalam sehari dia boleh mendapat uang lebih.

Tapi terkadang ia jadi sangat lemah bahkan tidak sanggup bangun dari tempat tidur setelah melayani pelanggan seramai itu.




sumber : http://bit.ly/2hbGvXp

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Kejam! Cuma Demi Ini Gadis 16 Tahun Pasrah Dipaksa Ramai-ramai Gituan. Ini Kisahnya Bikin Nangis